Kamis, 7 Desember 2023

Budayawan Karawang Akan Mengarak Dan Serahkan Gobang Perjuangan Kepada Kodam III/Siliwangi

Bagikan Berita Ini

BANDUNG , – Dalam rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun TNI ke-77, Kodam III/Slw akan “Mengarak Gobang Perjuangan”, sebuah benda karya seni dari Karawang berbentuk Golok dengan panjang 7 meter dan berat 7 kuintal. Gobang akan dihadirkan untuk turut serta memeriahkan HUT TNI ke 77 yang akan digelar di lapangan tembak Gunung Bohong Cimahi, Jawa Barat pada tanggal 5 Oktober 2022 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Slw Letkol Inf Adhe Hansen kepada awak media di Media Center Kodam III/Slw Jalan Aceh No.69 Kota Bandung Jawa Barat, Selasa (27/09/2022)

Lanjut dikatakannya Gobang yang akan diarak, merupakan sebuah benda karya seni dari budayawan dan seniman Karawang, dibuat sebagai simbol kebangkitan bagi daerah Karawang dikenal sebagai Pangkal Perjuangan.

>> Brigjen TNI (Purn) I Made Riawan, S.Psi, M.I.P Membuka Lokasabha VII PHDI Kabupaten Bekasi

Sementara itu di tempat terpisah, Dandim 0604/Karawang Letkol Kav Makhdum Habiburrahman saat dikonfirmasi melalui saluran telepon mengatakan, bahwa Gobang yang akan diarak tersebut diberi nama Gobang Perjuangan. Pada bagian gobang itu ada beberapa simbol dan tulisan yang memiliki makna. Pertama pada pegangan atau gagang berupa kepala macan, yang mempunyai makna maung Siliwangi.

Sementara ukiran pakis menggambarkan Pajajaran kuno, kalimat Tauhid merupakan simbol bahwa para jawara tidak terlepas dari sang pencipta jadi selalu beriman, kemudian kidung Siliwangi Silih Asah, Silih Asih dan Silih Asuh mempunyai makna ajaran untuk gotong royong, saling mengasihi. Untuk surat Al-Baqoroh 126 menunjukkan doa untuk negeri, kemudian anak macan putih melambangkan generasi Siliwangi dan warna landasan kuning melambangkan kejayaan.

“Isi yang termuat pada Gobang Perjuangan tersebut merupakan karya seni. Bahan dasar Gobang terbuat dari 100 persen besi murni asli Jerman dan bahan lainnya kayu jati yang dikumpulkan dari berbagai wilayah di Jawa Barat,” ungkapnya.

Dandim menegaskan bahwa Gobang Perjuangan bukanlah benda pusaka, namun karya seni sebagai wahana untuk menyatukan para seniman, budayawan, pelaku usaha, karena dari “Gobang Perjuangan” ini ada turunannya seperti kerajinan batik, tarian dan nyanyian termasuk produk UMKM.

Kapendam menambahkan, Gobang Perjuangan akan diarak dari Pusdikpom Cimahi menuju tempat acara peringatan HUT ke 77 TNI di lapangan Tembak Gunung Bohong Cimahi. Pada acara arak-arakan Gobang tersebut direncanakan Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo akan turut serta mengarak dengan mengunakan pakaian pejuang.

“Setelah selesai pelaksanaan upacara HUT TNI, Gobang Perjuangan akan ditempatkan di ruang Sudirman Kodam III/Slw,” pungkasnya. (Red)


Bagikan Berita Ini

Berita Terkait